"Kita intensifkan penyelidikan BLBI, ini kasus prioritas juga untuk 2015, tidak usah khawatir," kata Ketua KPK, Abraham Samad dalam paparan laporan akhir tahun di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (29/12/2014).
Namun, Samad tak menyebut kapan akan menaikkan status kasus SKL BLBI menjadi penyidikan dan ada tersangka yang ditetapkan. Dia hanya mengatakan bahwa adanya keyakinan besar kasus BLBI akan segera bisa diselesaikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, menurut Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan hasil audit BPK soal BLBI. Dulu BPK memang pernah merilis hasil audit soal BLBI, namun tidak diterima KPK.
"Laporan BPK yang dulu itu kan yang menangani lembaga penegak hukum lain. KPK tidak dilibatkan tapi baru ada yang didorong ke KPK setelah tidak ditangani oleh lembaga hukum lain jadi dugaan keras laporan BPK belum disampaikan ke KPK karena itu 2006," jelas Bambang.
"Kami belum bisa menjelaskan SKL yang sedang dalam proses penyelidikan. Tapi ada yang dalam proses penyelidikan dan dalam etika tidak pernah menyebut kasus sebelum ekspose dan ada yang belum bisa kami sampaikan," imbuhnya.
(kha/rmd)











































