Siswa SD di Semarang Dikerahkan Berantas DBD

Siswa SD di Semarang Dikerahkan Berantas DBD

- detikNews
Selasa, 25 Jan 2005 19:34 WIB
Semarang - Agar tak mewabah seperti di daerah lain, Dinas Kesehatan Kota Semarang punya langkah taktis menghadang DBD (Demam Berdarah Dengue). Mereka mengerahkan siswa SD untuk memberantas penyakit mematikan itu.Hal itu dikatakan Kepala Sub Pemberantasan dan Pencegahan Penyakit DKK Semarang Widoyono di kantornya, Jl Pandanaran, Selasa (25/1/2005). Menurut dia, keterlibatan siswa SD dalam pemberantasan nyamuk sangat efektif."Melalui para guru, kami meminta siswa-siswi SD menjadi pemberantas sarang nyamuk. Minimal di sekitar lingkungan sekolah," kata Widiyono.Widoyono menjelaskan, tingkat keberhasilan keterlibatan siswa SD mencapai 50 persen. Hal itu sudah terbukti di Cirebon, Jawa Barat. Sistem itu kemudian ditiru di banyak daerah, termasuk di Semarang."Apa yang dilakukan siswa, ternyata lebih baik dibanding dengan ibu-ibu PKK di kampung-kampung pada tahun 2000-2003 silam. Soalnya, siswa dipastikan patuh terhadap perintah para guru mereka," tandasnya.Selain efektif, lanjut Widiyono, keterlibatan siswa dalam pemberantasan nyamuk dapat meminimalisir dana. Pasalnya para murid tidak dibayar alias gratisan. Dinas Kesehatan hanya memberi uang transportasi kepada para guru yang mencatat dan melaporkan temuan siswanya.Sistem pengerahan murid itu mulai dilaksanakan sejak 2003 akhir, dilanjutkan pada 2004 dan pada 2005 ini. Biaya yang dikeluarkan hanya Rp 40 juta pada tahun 2004 dan Rp 38 juta pada tahun 2005 ini. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads