Hadiri Haul di Makassar, Menaker Bicara Soal Pengalamannya Dipecat Gus Dur

Hadiri Haul di Makassar, Menaker Bicara Soal Pengalamannya Dipecat Gus Dur

- detikNews
Minggu, 28 Des 2014 22:45 WIB
Hadiri Haul di Makassar, Menaker Bicara Soal Pengalamannya Dipecat Gus Dur
Jakarta - Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri menghadiri Haul ke-5 dan Mujahadah atas wafatnya mantan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, yang digelar DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Selatan, di Hotel Horison, jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Minggu malam (28/12).

Selain pembacaan doa mujahadah untuk bangsa, dalam Haul Gus Dur ke-5 ini juga digelar diskusi tentang sosok Gus Dur yang dihadiri para Gus-Dusrian, warga NU dan kader-kader PKB.

Beberapa tokoh yang hadir sebagai pembicara dalam Haul ini yakni Rektor Univ. Islam Makassar Andi Majdah Zain, Akademisi UIN Alauddin Firdaus Muhammad, Budayawan Sulsel Alwi Rahman, tokoh Persatuan Islam Tionghoa Muh. David Aritanto, aktivis pers Sunarti Zain dan Ketua DPW PKB Sulsel Azhar Arsyad.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Hanif dalam sambutannya, sosok Gus Dur adalah jembatan atas segala persoalan bangsa, yang menjembatani persoalan barat dan timur, persoalan militer dan sipil, serta persoalan etnis minoritas dan mayoritas.

"Sosok Gus Dur adalah wali yang membawa pesan-pesan Tuhan bagi rakyatnya, Gus Dur membawa berkah bagi semuanya, baik yang membenci maupun yang mencintainya, saya yang pernah dipecat Gus Dur justru mendapat berkah hingga saya bisa duduk menjadi menteri," ujar mantan Sekjen PKB ini.

Sementara menurut budayawan Sulsel Alwi Rahman, sosok Gus Dur layak dibandingkan dengan sosok mantan Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela, yang mewariskan nilai-nilai multikulturalisme untuk bangsa Indonesia.

"Kisah-kisah kehidupan Gus Dur menyelamatkan bangsa Indonesia, seperti hal-nya Ka'bah yang membawa kisah-kisah para nabi," pungkas Alwi.




(mna/fjr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads