"Saat kami geledah, ada Nitroglicerin, dan bahan-bahan peledak lainnya yang sudah dirakit," ujar sumber kepada detikcom, Minggu (28/12/2014).
Selain itu, ditemukan juga sejumlah paku-paku, bubuk warna putih, bubuk merah bertuliskan potasium nitrat merek Pak Tani (KNO3), black powder, bubuk putih padat (diduga potasium Klorat), belerang dan tas ransel berwarna hijau serta detonator.
"Barang bukti tersebut saat ini masih diperiksa di Labfor," tambah perwira tersebut.
Sebelumnya, Kepala Bidang Penindakan Densus 88 Polri Kombes Ibnu Suhendra mengatakan, Dodi sudah merencanakan sebuah pengeboman di sebuah kafe di Kota Solo, Jawa Tengah.
"Dia sudah merakit rangkaian bom siap ledak. Rencananya meledakannya dengan timer," ungkap Ibnu.
(mei/rmd)











































