Begini Rumitnya Munas Islah di Pikiran Agung Laksono

Begini Rumitnya Munas Islah di Pikiran Agung Laksono

- detikNews
Sabtu, 27 Des 2014 23:44 WIB
Begini Rumitnya Munas Islah di Pikiran Agung Laksono
Agung Laksono (Ari S/ detikcom)
Jakarta - Munas rekonsiliasi atau munas islah masih dianggap sejumlah pihak sebagai solusi terbaik mengakhiri dualisme kepengurusan antara kubu Agung Laksono dan Aburizal Bakrie. Bagaimana tanggapan Agung Laksono?

"Perintah dari Kemenkum HAM tidak ada alternatif itu. Kedua kubu sama-sama mengakui sah. Jadi buat apa buang-buang tenaga, buang uang untuk munas (islah) itu," kata Agung Laksono kepada detikcom di Menteng Jakpus, Sabtu (27/12/2014).

Munas Islah, bagi Agung bukan jaminan konflik internal bisa terselesaikan. Selain itu menurutnya akan terjadi kerumitan untuk menyiapkan pelaksanaan Munas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak ada jaminan munas itu akan bisa menyelesaikan soal. Siapa penyelenggaranya, siapa yang menyelenggarakan, biaya darimana? Akankah terbebas dari money politic? Bisakah ada jaminan munas tidak ada tekanan atau intimidasi? Jadi Munas bukan sekadar hadir bersama-sama," sambungnya.

Karena itu, Agung akan mengoptimalkan jalur perundingan kedua kubu. Rencananya pada 8 Januari 2015, pertemuan kedua juru runding akan dilakukan.

Pertemuan pertama beberapa waktu lalu masih membahas hal normatif, belum membicarakan soal dualisme kepengurusan. Meski begitu Agung yakin islah bisa tercapai meski melalui waktu panjang.

"Opsi pengadilan dihindarkan tapi tidak dimatikan," tegasnya.

(jor/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads