"Dulu sebelum Bapak jadi presiden kami tidak tahu Gus Dur ada di mana ngapain sangat tidak terjangkau saking seringnya kalau istilah sekarang itu 'blusukan'. Beliau dulu jarang ada di rumah," ujar Inayah dalam Peringatan Haul 5 Tahun Gus Dur di Komplek Al-Munawaroh, Jalan Warung Silah 10, Ciganjur, Jakarta Selatan, Sabtu (27/12/2014) malam.
"Pada saat beliau jadi presiden, saya merasa beliau jadi lebih tertata karena bantuan paspampres dan selalu berada ada di rumah Menteng pada sore hari untuk masyarakat agar mereka bisa menceritakan apa yang terjadi padanya," lanjut perempuan yang mengenakan baju serba putih itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bapak juga tidak jarang datang ke masjid depan rumah khusus untuk masyarakat agar semua bisa mengakses Gus Dur, jadi sangat terjangkau. Gus Dur itu selalu menyempatkan dan mau bertemu serta mendatangi siapa saja," kata Inayah.
"Beliau mendengarkan keluhan masyarakat untuk bisa segera ditindaklanjuti," pungkasnya.
Haul Gus Dur malam ini dihadiri oleh ratusan orang dari berbagai berbagai daerah. Terlihat juga hadir Mensos Khofifah Indar Parawansa, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar hasil Munas Bali Akbar Tandjung dan mantan Menteri Koordinator Perekonomian Rizal Ramli.
(aws/gah)










































