Hal itu diungkapkan oleh Kanit II Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKP Teuku Arsya Khadafi saat dihubungi via telepon, Jumat (26/12/2014) malam. "Dia (Trisya) merupakan korban salah culik, duitnya diambil Rp 3,5 juta," katanya.
Pernyataan itu juga dibenarkan oleh adik Trisya, Lucky. "Pelakunya ambil uang kakak saya Rp 3,5 juta," ucapnya kepada wartawan saat menjenguk Trisya di Mapolda Metro Jaya, Jakarta. Ia mengatakan, selama ini sudah 4 kali ada orang yang datang ke rumah Trisya menanyakan sosok Lani.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di dalam mobil, Trisya mengaku diancam oleh para pelaku dan disuruh mengaku sebagai Lani. Namun karena salah orang, para pelaku kemudian melepaskannya di daerah Kota Kasablanka, Jakarta Selatan.
Para pelaku yang berprofesi sebagai debt collector tersebut kemudian kabur meninggalkan Trisya dan mobilnya. Meski salah orang, mereka merampas uang tunai Rp 3,5 juta milik Trisya.
"Setelah mereka tahu Lani memang bukan saya, akhirnya dilepasin. Tapi ini sempat membuat saya shock," kata Trisya saat diwawancarai wartawan di depan Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Trisya saat ini masih berada di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Saat tiba, wajahnya masih terlihat shock dan kelelahan. Para pelaku hingga kini masih diburu polisi.
(bar/kha)











































