Gay dan Biseks Seperti Dua Sisi Mata Uang

ADVERTISEMENT

Fenomena Gay di Surabaya

Gay dan Biseks Seperti Dua Sisi Mata Uang

- detikNews
Jumat, 26 Des 2014 16:27 WIB
Gang Pattaya (Merlin/ detikcom)
Jakarta -

Di zaman sekarang sangat banyak sekali kaum homo yang berkomunitas di Surabaya khususnya di Pattaya. Kaum gay ini berkumpul setiap malamnya. Tidak hanya sekadar nongkrong, tapi mereka juga mengais rezeki dengan cara yang tak seharusnya. Namun, ada pula beberapa gay yang sudah merasa bosan dengan kehidupan kelamnya, mereka ingin berubah menjalani kehidupan normal. Bisakah?


Gerak gerik bahasa tubuh seorang gay sangat mudah terdeteksi. Gerak gerik tubuh mereka yang gemulai seakan mencirikan mereka sebagai gay. Tapi tidak semua pria gemulai itu adalah gay, bisa jadi dia adalah mantan Bottom yang telah berhenti dari dunia Gay, menurut keterangan Bastian yang ditemui detik di daerah Basuki Rahmat.


“Kalau tobat sih, siapa yang nggak mau hidup normal, kita kan capek dicibir mulu. Padahal kita juga nggak mau kayak gini. Banyak juga gay yang sudah menikah punya anak, tapi ujung-ujungnya masih aja jajan itu banyak. Bahkan yang masih jalan sama pasangan Homonya juga ada, Makanya itu kan ada istilah Daddy (Gay yang telah berumur dan berkeluarga),” tutur Bastian yang juga adalah seorang gay, Rabu (16/12/2014).


Kaum gay ini bisa juga dikatakan seseorang yang memiliki penyimpangan orientasi seksual. Banyak faktor yang mempengaruhi seseorang berubah menjadi Gay, bisa dari lingkungan, trauma masa kecil, dan kurangnya perhatian dari orang tua. Hal semacam ini sulit disembuhkan secara total.

"Gimana ya, kalau bilang ingin berubah seratus persen pasti sangat sulit. Tapi, keinginan berubah di setiap diri orang itu pasti ada. Tapi kalau gay sembuh total itu susah. Kalau gay berubah itu ya banyaknya cuma dibuat topeng aja biar nggak disangka gay. Tapi kalau sudah seperti itu mereka sudah nggak bisa dibilang gay lagi. Tapi Biseksual (seseorang yang memiliki pasangan sejenis dan lawan jenis),” kata Bastian yang mengaku tidak akan menikahi perempuan itu.

Menurut pengakuan salah satu gay yang pernah dilecehkan tetangganya sendiri dengan cara dipaksa untuk menonton film porno sambil memegang 'pinoy' si pelaku sejak SD kelas 1, sebut saja Hans.

Biseksual, Gay dan Waria selalu dikategorikan sama. Ketiga hal tersebut jelas berbeda. Meskipun waria itu dasarnya laki-laki, tapi mereka sudah berani tampil selayaknya perempuan.

"Kalau biseksual kan dia tetap jadi laki-laki, hanya saja mereka menjalani dua hubungan yang berbeda, ya sama laki juga iya, sama perempuan juga iya," kata Hans.

(gik/gah)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT