Binar merupakan mahasiswa STAN dan tergabung dalam organisasi pecinta alam Stapala. Pihak Stapala dan Tim SAR gabungan telah berada di kawasan Gunung Kencana untuk melakukan pencarian. Keluarga Binar juga telah diberi informasi mengenai hilangnya pria berjenggot ini.
Belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai kronologis hilangnya Binar. Pihak Stapala hanya membenarkan peristiwa ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Binar memiliki tinggi 167 cm dan berat 55 kg dengan warna kulit sawo matang. Binar berambut hitam lurus, berjenggot dan memiliki mata besar. Ciri khusus pria 19 tahun ini adalah bicaranya cadel dan gigi taring sebelah kiri ompong.
Pakaian terakhir yang dikenakan Binar adalah mengenakan kaos hijau lengan pendek. Ia membawa daypack (tas punggung) Eiger yang berisi raincoat warna hitam, sleeping bag, cokelat merk silverqueen dan gula jawa.
Saat ini, di lokasi pencarian masih kekurangan peralatan yang memadai. Peralatan yang dibutuhkan antara lain Handy Talkie (HT) dengan frekuensi yang dapat diedit, alat navigasi sebanyak 7 set, teropong binokular, makanan serta sopir.
"Mohon doanya agar survivor diberi kekuatan dan bisa ditemukan dengan selamat," ucapnya.
(kff/jor)










































