Al Qaeda Mengaku Dalangi 75% Serangan Bom Mobil di Irak

Al Qaeda Mengaku Dalangi 75% Serangan Bom Mobil di Irak

- detikNews
Selasa, 25 Jan 2005 15:29 WIB
Jakarta - Seorang petinggi Al Qaeda yang berada dalam tahanan di Irak mengaku telah mendalangi sebagian besar serangan bom mobil di Baghdad, termasuk bom bunuh diri di depan markas PBB pada 2003 lalu yang menewaskan 22 orang.Kantor berita The Associated Press, Selasa (25/1/2005), melaporkan petinggi Al Qaeda bernama Sami Mohammed Ali Said al-Jaaf alias Abu Omar al-Kurdi mengaku merancang sekitar 75 persen dari aksi bom mobil di Baghad sejak perang Irak dimulai.AP, mengutip juru bicara Perdana Menteri Irak, Thaer al-Naqib, menyatakan Al-Jaaf ditahan sejak 15 Januari atas sangkaan terlibat 32 serangan dengan bom mobil, termasuk serangan di markas PBB yang menewaskan Kepala Perwakilan PBB di Irak Sergio Vieira de Mello.Al-Jaaf, tangan kanan pemimpin Al Qaeda di Irak Abu Musab al-Zarqawi, juga membuat bom mobil yang digunakan untuk menyerang sebuah tempat suci di kota Najaf yang menewaskan lebih dari 85 orang termasuk Ayatollah Mohammed Baqir al-Hakim pada Agustus 2003.Dua orang militan lain yang terkait dengan kelompok teror al-Zarqawi juga ditangkap. Salah satunya adalah kepala propaganda operasi al- Zarqawi, dan satunya lagi adalah dari kelompok pemasok persenjataan.Sejak 28 Juni, sejak pemerintahan sementara Irak mengambilalih kekuasaan dari pasukan pendudukan Amerika Serikat, telah terjadi 202 aksi bom mobil di seluruh Irak, termasuk 40 serangan di Baghdad. Serangan ini telah menewaskan 1.061 orang dan melukai 2.753 orang lainnya. (gtp/)


Berita Terkait