Fraksi PKS DPRD Riau Minta Dana Porwanas Dikurangi

Fraksi PKS DPRD Riau Minta Dana Porwanas Dikurangi

- detikNews
Selasa, 25 Jan 2005 15:05 WIB
Pekanbaru - Porwanas VIII di Pekanbaru akan menelan dana rakyat Rp 6 miliar. Berhubung Rp 3,5 miliar masih dalam pengajuan ke legislatif, fraksi PKS meminta DPRD Riau dapat mengurangi permohonan tersebut.Ketua Fraksi PKS DPRD Riau Nurdin mengungkapkan hal itu Selasa (25/01/2005) di Pekanbaru. Menurut dia, dana yang bakal dipergunakan untuk Porwanas Rp 6 miliar tersebut, dinilai terlalu banyak. Karena itu, fraksinya akan tetap melobi tim Panitia Anggaran (Panggar) DPRD Riau untuk tidak mengabulkan pengajuan anggaran Pemerintah Provinsi Riau."Sampai saat ini, DPRD Riau belum mengesahkan RAPBD yang diajukan pihak eksekutif. Karena itu, kami akan berusaha untuk meminta Panitia Anggaran agar tidak mengabulkan seluruh pengajuan dana Porwanas. Kita berusaha untuk meminimalisir dana tersebut," kata dia. Fraksi PKS merasa bingung atas bantuan dana untuk Porwanas ini. Sebab, anggaran tersebut tidak tertera dalam Rancangan APBD yang diterima dewan. Padahal, seharusnya dana bantuan untuk PWI itu masuk dalam anggaran bantuan Ormas."Kita hanya menerima pengajuan anggaran adanya dana bantuan untuk Ormas Rp 190 miliar. Tapi dalam RAPBD itu, pihak eksekutif tidak memaparkan kepada siapa dana bantuan itu akan diberikan. Mestinya, ini harus ada pertanggungjawaban yang jelas, baik secara administrasi ke pemerintah dan ke publik," kata Nurdin.Dia menjelaskan, PWI pada anggaran tahun 2004, telah menerima dana sebesar Rp 2,5 miliar. Sejauh ini, dana bantuan itu belum ada laporan pertanggungjawaban kepada pemerintah dan ke publik."Sebelum PWI mengajukan anggaran susulan sebesar Rp 3,5 miliar untuk tahun 2005 ini, mestinya terlebih dahulu memberikan laporan pertanggungjawaban kepada pemerintah. Dari laporan itu, nantinya baru akan dibahas kembali, apakah memang mereka masih layak atau tidak untuk dibantu," kata Nurdin.Kendati masa pembahasan RAPBD akan berakhir 29 Januari 2005 ini, DPRD Riau belum menerima proposal yang diajukan PWI tentang pelaksanaan Porwanas. Mungkin saja proposal itu diberikan kepada pihak eksekutif. Tapi paling tadak, kata Nurdin, karena begitu besar dana yang dianggarkan, pihaknya ingin melihat secara langsung untuk kebutuhan apa saja dana sebanyak itu."Dua hari lagi kita akan rapat dengan pihak eksekutif untuk membahas RAPBD. Dalam kesempatan itu, kita akan pertanyakan seperti apa proposal yang diajukan pihak PWI untuk acara Porwanas itu. Kita juga berharap, pihak eksekutif dapat mengerti atau ada toleransinya agar dana bantuan itu disepakti untuk tidak dikabulkan semuanya," kata Nurdin. (asy/)


Berita Terkait