Pemerintah Indonesia lewat Kementerian Ketenagakerjaan mendeportasi TKI illegal dari Malaysia secara bertahap. Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri menyatakan hari ini ada 494 orang yang berhasil dipulangkan ke tanah air dengan menggunakan 5 unit pesawat Hercules.
“Dari 703 orang yang akan dipulangkan, 494 orang (pulang) hari ini, sisanya besok. Karena masih harus menyelesaikan masalah mereka dulu,” kata Hanif kepada wartawan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (23/12/2014).
Hanif menyatakan para tenaga kerja yang dideportasi itu karena mempunyai masalah di negeri jiran. Namun menurutnya pemerintah melalui perwakilan di luar negeri terus membantu permasalahan TKI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain perdata, ada juga TKI yang tersangkut kasus pidana sehingga harus berurusan dengan mahkamah di Malaysia. Akibatnya mereka tertahan dan belum bisa dipulangkan.
Hanif sebelumnya melakukan kunjungan ke Malaysia selama 3 hari untuk membahas upaya percepatan proses pemulangan TKI ilegal. Dia bertemu dengan dua menteri Malaysia, yakni Menteri Dalam Negeri dan Menteri Sumber Manusia Malaysia.
Di sana, dia dapat laporan soal jumlah TKI ilegal sebanyak 1.428 orang yang tertahan di penjara imigrasi. Dari jumlah itu, dia sudah memulangkan 383 orang TKI dengan menggunakan kapal laut pada Jumat lalu.
“Dari sekian banyak (yang illegal), masih banyak yang belum diverifikasi. Lalu kita verifikasi mana yang bisa dipulangkan lebih cepat, mana yang harus menyelesaikan persoalan mereka lebih dahulu. Nah yang bisa dipulangkan hari ini dan besok itu ada 703 orang. Itu yang sudah clear, yang lainnya masih tetap dibantu pemerintah,” tutur politisi PKB itu.
(ros/fjr)











































