Tahap pertama adalah islah visi, baru kemudian islah personel untuk kemungkinan penggabungan kepengurusan. Visi yang dimaksud terkait dengan rekomendasi hasil Musyawarah Nasional baik yang digelar kubu Agung maupun kelompok Ical.
"Islah visi itu kita samakan dulu visinya, visi mengenai pilkada bagaimana, visi mengenai pilpres bagaimana?" kata Andi di kantor DPP Golkar, jalan Anggrek Neli Murni, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (23/12/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini perundingan antara kubu Agung dan Ical masih terus berlangsung. Dari kubu Golkar hasil Munas Jakarta, dihadiri secara lengkap oleh lima juru rundingnya. Kelimanya itu adalah Wakil Ketua Umum Yorrys Raweyai, Wakil Ketua Umum Priyo Budi Santoso, Ketua Mahkamah Partai Andi Mattalatta, Ketua DPP Agun Gunandjar Sudarsa, dan Ketua DPP Priyo Budi Santoso.
Adapun dari kubu Aburizal Bakrie diwakili oleh tim juru rundingnya, yaitu tiga kader yang sama-sama berposisi Wakil Ketua Umum, yaitu Sjarif Cicip Sutardjo, Theo L Sambuaga, dan MS Hidayat. Sementara, Wakil Ketua Umum Aziz Syamsudin dan Fredy Latumahina belum terlihat hadir.
(erd/trq)











































