Presiden Belum Akan Ajukan Calon Panglima TNI
Selasa, 25 Jan 2005 12:46 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) belum akan mengajukan nama calon Panglima TNI yang akan menggantikan Jenderal Endriartono Sutarto meskipun DPR telah mendesak agar nama itu segara diajukan."Presiden belum akan mengajukan. Tunggu saja tanggal mainnya," kata Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi kepada wartawan usai mengikuti pembukaan BUMN Summit di kantor Kepresidenan, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (25/1/2005).Sementara itu dari data yang dihimpun di istana, disebutkan Presiden SBY akan melakukan pertemuan dengan Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto pukul 19.30 WIB malam nanti. Meski belum diketahui pasti apa agenda pertemuan itu, kabar kencang beredar pertemuan itu akan membahas pergantian Panglima. Desakan DPR agar Presiden segera mengajukan nama calon Panglima TNI merupakan hasil rapat intern komisi I DPR, Senin (24/1/2005) kemarin. DPR meminta Presiden agar nama calon Panglima TNI tetap memperhatikan rekomendasi surat R32/Pres/10/2004 yang menunjuk Ryamizad Ryacudu secagai calon panglima.Kasus pergantian Panglima TNI telah lama menjadi polemik. Penggantian Panglima ini sebelumnya diusulkan Presiden Megawati dengan mengirim surat ke pimpinan DPR No. R32/Pres/X/2004. Surat itu menyatakan memberhentian Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto dan melakukan pengangkatan Panglima TNI baru yaitu Ryamizard Ryacudu pada 4 oktober 2004. Namun belum sempat surat Mega dibahas DPR, tanggal 28 Oktober 2004 Presiden SBY mengirim surat ke pimpinan DPR No. R41/Pres/X/2004 yang menarik surat R32. Meski telah dicabut SBY, Komisi I DPR tetap membahas surat R32 dan waktu itu menyerahkan surat R41 ke Bamus. Dalam pembahasan surat R32, DPR dianggap menyetujui pencalonan Ryamizard Ryacudu dan menyerahkannya ke Presiden.
(iy/)










































