"Kalau bisa kepengurusan kembar hanya di pusat saja, jangan sampai ini membelah di DPD I dan DPD II," kata Priyo di kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Neli murni, Slipi, Jakarta Barat, Senin (22/12/2014).
DPD I adalah pengurus setingkat provinsi, DPD II setingkat kabupaten dan kota. Priyo mengatakan, potensi perpecahan di daerah bisa muncul, lantaran Pilkada 2015 sudah di depan mata. Daerah akan menunggu DPP untuk merekomendasikan siapa calon kepala daerah yang direstui untuk maju.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Priyo juga menerangkan, pihaknya kini tengah berupaya mencari jalan perdamaian antara kubu Agung laksono dengan kubu Ical. Diharapkan islah dapat tercapai sehingga tidak perlu diselesaikan melalui pengadilan.
"Jadi saya berpendapat kepengursan kembar cukup di DPP, di daerah hendaknya jangan sampai.
Susahnya nanti kalau terbelah sampai daerah," imbuhnya yang juga juru runding kubu Agung.
(bar/rvk)











































