"Pasti betul, kebijakan kan adalah politik, pasti ada pengaruh elite politik. Menteri itu elite politik, eselon itu elite politik. Masa enggak dipengaruhi oleh siapa-siapa," kata Seskab Andi Widjajanto kepada wartawan di Istana Negara, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (22/12/2014).
Siapa elite politik yang mempengaruhi Presiden Jokowi? Surya Paloh dan Megawati?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Putra Theo Syafei ini mengatakan Jokowi memang terus menjalin komunikasi dengan Surya Paloh dan Megawati. Menurut Andi hal itu normal.
"Pak Jokowi punya komitmen untuk bersama-sama memelihara interaksi dengan tokoh politik yang mendukungnya. Jadi kalau Pak Jokowi tidak melakukan komunikasi dengan Ibu Mega dan Surya Paloh tapi lebih berkomunikasi dengan Pak Ical atau Pak Prabowo baru bingung," ujarnya.
Hasil sigi lembaga survei Cyrus Network menyebut ada sejumlah elite partai politik yang mempengaruhi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam menyusun kabinetnya.
Para elite politik tersebut adalah; Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Wakil Presiden Jusuf Kalla, Ketum Hanura Wiranto, dan Luhut Panjaitan.
Pengaruh Megawati misalnya disebut mencapai 83 persen atau paling kuat dibandingkan petinggi partai lainnya. Namun masyarakat menilai wajar adanya pengaruh para petinggi parpol tersebut dalam penyusunan kabinet Jokowi-JK.
"Namun demikian sebagian besar masyarakat masih menilai positif dan wajar adanya pengaruh para tokoh tersebut," kata CEO Cyrus Network Hasan Nasbi dalam paparan survei tentang 'approval rating pemerintahan Jokowi-JK' di The Twenty8 Bar & Bistro, Jalan Tulodung Atas, Jakarta Selatan, Minggu (21/12/2014).
(trq/erd)











































