Ketua Parlemen Korsel Bahas Kerja Sama Maritim dengan Pimpinan MPR

Ketua Parlemen Korsel Bahas Kerja Sama Maritim dengan Pimpinan MPR

- detikNews
Senin, 22 Des 2014 16:44 WIB
Ketua Parlemen Korsel Bahas Kerja Sama Maritim dengan Pimpinan MPR
Jakarta - Ketua Parlemen Korea Selatan Chung Ui Hwa beserta jajarannya menemui pimpinan MPR RI. Ketua MPR Zulkifli Hasan ditemani oleh para wakilnya, yakni EE Mangindaan dan Hidayat Nur Wahid.

"Persahabatan kami telah teruji beberapa kali pada waktu Indonesia krisis tahun 2008 pada waktu itu banyak sekali tenaga kerja kita di Korea Selatan. Kami minta tenaga kerja kita tak dipulangkan ke RI. Dan mereka tanggapi positif hal tersebut," ujar Zulkifli di Ruang Delegasi Pimpinan MPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (22/12/2014).

Dalam pertemuan ini pimpinan MPR menggunakan Bahasa Indonesia. Sementara itu Korea Selatan membawa interpreter Bahasa Indonesia dari kedutaan besar mereka untuk RI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Presiden Republik Korea Selatan pada waktu itu ketika saya masih Menteri Kehutanan pernah menandatangani mitra kerjasama materi yang komprehensif. Persahabatan RI-Korea semakin bagus dan dekat," tutur Zulkifli.

Pihak parlemen Korea Selatan pun menanggapi prolog kerjasama ini. Chung kemudian menyampaikan bahwa negaranya ingin lebih erat dalam hal kemaritiman.

"Negara kami telah mengembangkan industri kemaritiman. Kami harap kita bisa bekerja sama labih erat. Seperti anda tahu di Filipina banyak sekali pembangunan infrastruktur maritim yang diproduksi oleh perusahaan dari Korea Selatan," ujar Chung.

Korea ingin mensupport infrastruktur kemaritiman sama halnya seperti di Filipina. Chung berharap pertemuan ini merupakan awal penjajakan kerjasama.

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menambahkan bahwa RI dan Korea Selatan telah lama bekerjasama dalam hal persenjataan. Hidayat berharap kerjasama itu ditingkatkan lagi.

"Kita banyak kerjasama dalam hal senjata. Ada kapal selam dan lainnya. Semoga ke depannya kerjasama kita tak berhenti di situ saja. Siapa tahu Korea juga mau pakai yang buatan kami," ungkap Hidayat.

(bpn/trq)


Berita Terkait