"Dia bikin (Munas Bali) itu siapa yang jadi bandar? Itu omongan nggak pantas. Kalau orang berpikir negatif, orang lain berpikir positif pun akan dianggap negatif!" kata Yorrys di kantor DPP, Jl Anggrek Neli, Slipi, Jakarta, Senin (22/12/2014).
Yorrys menyayangkan pernyataan-pernyataan yang dilayangkan oleh kubu Ical terhadap kepengurusan kubu Agung, termasuk upaya rekonsiliasi yang sekarang sedang dijajaki.
"Mereka anggap kami ilegal, oplosan, KW2. Ade (Komaruddin) perintahkan dihentikan. Emang dia siapa! Sekarang buktinya Kumham akui kita. Anda teliti surat Kumham!" ujarnya.
Yorrys meminta agar kubu Ical lebih bisa menjaga diri dengan tak memberi pernyataan yang hanya memperkeruh upaya perdamaian di internal Golkar.
"Tolong sampaikan kepada mereka yang memberi statement bukan cari solusi, tapi menuduh hal-hal lain, itu bukan kader Golkar, itu yang merusak Golkar! Mereka tidak memahami Golkar!" kata Yorrys.
(iqb/trq)











































