Ratusan Warga Palu Masih Ngungsi, Takut Tsunami
Selasa, 25 Jan 2005 10:19 WIB
Palu -
Ratusan warga Palu, ibukota Sulawesi Tengah, masih mengungsi di dataran yang lebih tinggi, yakni di Stadion Gawalise dan Pegunungan Jabal Nur.Mereka masih ketakutan dengan gempa bumi yang terjadi Senin kemarin (24/1/2005) dengan kekuatan 6,2 skala richter. Terutama kemungkinan terjadinya gempa susulan dan tsunami. Ratusan warga sepanjang pesisir Palu, terutama yang mendiami Teluk palu, sampai Selasa pagi ini (25/12005) masih bertahan di pengungsian. Mereka bertahan di Stadion Gawalise, dengan membuat tenda-tenda dan menghuni emperan toko.Mereka ketakutan kembali ke rumah. Namun mereka juga khawatir rumahnya di jarah maling jika kelamaan di tinggal. Akhirnya kaum laki-laki sesekali kembali ke rumahnya untuk mengecek.Selama di pengungsian mereka hanya duduk-duduk saja. Beberapa orang lainnya tidur-tiduran. Kebanyakan warga yang tinggal d pengungsian adalah ibu-ibu dan anak-anak. Hanya ada beberapa orang lelaki dewasa dan orang tua.Beruntung tidak hujan, sehingga mereka berada di stadion hanya beralaskan tikar saja. Takwin Suebo, seorang warga Kampung Lere yang ikut mengungsi mengatakan bahwa mereka menginap sejak Senin subuh. Ia meminta anak dan istrinya berada di sana sampai kondisi benar-benar aman. "Sesekali pulang lihat rumah, takut bobol," katanya.
(jon/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































