Pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA419 dari Denpasar menuju Jakarta mengalami keterlambatan hingga 2 jam akibat gangguan sistem hidrolik. Penumpang yang sudah duduk di dalam pesawat harus kembali diturunkan.
"GA419 pada saat akan berangkat ada gangguan pada sistem hidroliknya dan itu terkait kontrol pesawat," kata VP Corporate Communication Garuda Indonesia Pujobroto saat dihubungi detikcom, Jumat (19/12/2014).
Pesawat GA419 ini dijadwalkan berangkat dari Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar Bali sekitar pukul 18.55 WIB menuju Bandara Soekarno-Hatta Cengkareng. Penumpang pun sudah dipersilahkan naik ke dalam pesawat oleh petugas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada saat penumpang di pesawat, diketahui ada gangguan dan teknisi langsung memperbaiki. Tapi ternyata butuh waktu lama dan penumpang yang di pesawat sempat turun lagi karena perbaikan agak lama," terangnya.
Salah satu penumpang pesawat tersebut melalui akun twitternya @cherguna menyampaikan kekesalannya.
"Penumpang GA 419 DPS-CGK diturunkan krn tdk berhasil diperbaiki, staff GA di Bandara tdk siap. Penumpang marah2," kicau Chris HG melalui Twitternya.
Dikonfirmasi mengenai peristiwa ini, Pujo menyampaikan maaf atas gangguan tersebut.
"Garuda Indonesia mohon maaf ada tertunda tapi itu ada gangguan dan dalam penerbangan safety yang utama. Jadi pesawat harus benar-benar dalam kondisi safe," ucap Pujo.
Ia mengatakan bahwa sekitar pukul 20.45 WIB, 186 penumpang pesawat yang mengalami gangguan itu sudah boarding dan siap diterbangkan ke Jakarta. Penerbangan dijadwalkan pukul 21.30 WIB dengan pesawat yang sama.
(bil/rmd)











































