"Setidaknya ada 31.435 e-KTP di Jaktim belum Diambil Warga, saat ini masih berada di kelurahan," ujar Kepala Suku dinas Kependudukan dan Catatan sipil Jakarta Timur, Abdul Haris saat dikonfirmasi, Kamis (18/12/2014).
Abdul menjelaskan, pihaknya tengah mencari cara agar e-KTP bisa segera sampai ke tangan para warga. Sebagai langkah lanjut untuk dapat menyebarkan identitas berbasis eletronik tersebut, pihaknya akan melakukan tehnik jemput bola.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya hal ini untuk mempermudah warga yang belum mengambil EKTP. Ia meminta warga yang hendak mengambil untuk menyerahkan KTP reguler miliknya.
"Kami juga sudah berkordinasi dengan petugas kelurahan untuk pemilihan RW di setiap wilayah agar penyerahan ini berjalan lancar," ujar Haris.
Ia mengatakan banyaknya e-KTP yang tertumpuk di kantornya. Lantaran adanya kasus pungli ketika didistribusikan oleh RT/RW, sehingga puluhan ribu e-KTP itu ditarik kembali.
"Mudah-mudahan pada Sabtu (20/12) besok, semua warga bisa dapat mengambil e-KTP miliknya dan menyerahkan KTP lamanya," ungkapnya.
Berikut jumlah e-KTP yang belum diambil oleh warga Jakarta Timur di 10 Kecamatan :
1. Matraman : 1.969
2. Pulogadung : 820
3. Jatinegara : 7.066
4. Kramatjati : 4.746
5. Pasar Rebo : 4.004
6. Cakung : 3.820
7. Duren Sawit : 5.741
8. Makasar : 1.483
9. Ciracas : 2.537
10. Cipayung : 5.653
(ed/kha)










































