Bagaimana reaksi Dewan Pimpinan Daerah Golkar?
Sekretaris Forum DPD Golkar se-Indonesia Ridwan Bae membantah kekhawatiran Hajriyanto tersebut. Menurut dia politisi Golkar tetap bisa maju dalam pemilihan kepala daerah di tahun 2015 nanti. "Saya kira tidak begitu, tidak akan mengancam di Pilkada," kata Ridwan saat berbincang dengan detikcom, Kamis (18/12/2014).
Ridwan berpegang pada keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia yang tetap mengakui hasil Munas Golkar di Riau tahun 2009 lalu. Munas itu menghasilkan susunan pengurus antara lain; Ketua Umum Aburizal Bakrie (Ical), Sekretaris Jenderal Idrus Marham, Wakil Ketua Umum Agung Laksono.
"Pilkada 2015 itu artinya, mereka harus berangkat dari kepengurusan lama," kata Ridwan yang juga Ketua DPD I Golkar Sulawesi Tengah.
Dari data Komisi Pemilihan Umum tercatat pada tahun 2015 ada 8 provinsi, 170 kabupaten dan 26 kota yang akan menggelar Pilkada. Akankah kader Golkar di daerah bisa ikut Pilkada 2015?
(erd/nrl)











































