Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengajak Megawati Soekarnoputri menengok ruang wakil gubernur DKI Jakarta yang baru, Djarot Saiful Hidayat. Ahok menjelaskan seisi ruangan kerja wakilnya.
Usai mengikuti prosesi pelantikan Djarot di Balai Agung, Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (17/12/2014), Ahok bersama Mega langsung menuju ruang kerja Djarot di lantai 2.
Djarot tak ikut menemani karena sibuk meladeni salam ucapan selamat dari kolega dan tamu undangan yang menghadiri pelantikannya. Djarot yang ditemani istrinya Happy Farida lebih dulu berfoto bersama Mega.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketum PDI Perjuangan yang mengenakan setelan kebaya warna merah itu menuruti ajakan Ahok meski pintu lift sudah dibuka oleh petugas.
Seperti tour guide, Ahok yang didampingi istrinya Veronica Tan memandu Mega sambil menjelaskan isi ruang kerja wakilnya yang baru tersebut. Mega tampak memerhatikan seisi ruangan. Tampak menemani Mega, Wakil Sekjen PDIP Eriko Sotarduga yang mengenakan setelan jas.
"Dulu saya nggak punya sofa," kata Ahok kepada Mega. Sofa ini memang baru ada di ruang yang dulunya jadi ruang kerja Ahok.
Mega hanya 5 menit berada di ruang kerja Djarot. Setelahnya Mega bersama Ahok langsung menuju ruang santap siang disusul kemudian oleh Djarot. Tak ada pernyataan dari Mega. Dia meninggalkan Balai Kota sekitar pukul 15.05 WIB.
Djarot hari ini dilantik menjadi Wagub untuk sisa masa jabatan 2012-2017. Pelantikan Djarot dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Presiden nomor 144/P tahun 2014 tanggal 15 Desember 2014 tentang Pengangkatan Wakil Gubernur DKI.
"Demi Allah saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai Wakil Gubernur DKI dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Memegang teguh UUD 1945 dan menjalankan segala UU dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada masyarakat, nusa dan bangsa," kata Djarot mengucapkan sumpah jabatannya.
Usai dilantik, Djarot berjanji akan sering blusukan menemui masyarakat. Djarot ingin banyak berdialog dengan warga sebagai masukan untuk program kerja yang bakal dilakukan.
(fdn/gah)










































