Jokowi Minta Dibuatkan Early Warning System di Daerah Rawan Bencana

Jokowi Minta Dibuatkan Early Warning System di Daerah Rawan Bencana

- detikNews
Rabu, 17 Des 2014 14:59 WIB
Jokowi Minta Dibuatkan Early Warning System di Daerah Rawan Bencana
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) membuat early warning system di daerah yang berpotensi rawan bencana. Penduduk yang tinggal di daerah rawan bencana juga harus diberi pelatihan.

Hal itu disampaikan Kepala BNPB Samsul Maarif usai rapat dengan Jokowi di Kantor Presiden, Jalan Veteran, Jakpus, Rabu (17/12/2014).

"Perlu pelatihan di daerah yang rawan seperti Jawa Barat bagian selatan, Jawa Tengah, Jawa Tengah bagian selatan," kata Syamsul.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BNPB bekerjasama dengan UGM, BPPT dan Ristek juga akan memasang early warning system. Mirisnya, alat ini ternyata masih sangat sedikit dimiliki di daerah-daerah potensi bencana.

Khusus soal longsor di Banjarnegara, BNPB mengaku membutuhkan biaya lebih dari Rp 30 miliar. Uang itu akan digunakan untuk membangun puluhan rumah relokasi warga serta memperbaiki infrastruktur yang rusak. Mulai dari tanggul, jembatan, drainase, saluran irigasi hingga normalisasi sungai.

(mok/aan)


Berita Terkait