Menkes: DBD di Jakarta Belum KLB
Senin, 24 Jan 2005 17:05 WIB
Jakarta - Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari mengatakan penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Jakarta diperkirakan mencapai 200 sampai 300 orang. Jumlah tersebut belum masuk dalam status Kejadian Luar Biasa (KLB)."Di Jakarta, jumlah penderita DBD diperkirakan mencapai 200 sampai 300 orang Sedangkan, tahun lalu dalam waktu yang sama rata-rata 500 orang. Jadi kalau dibandingkan tahun lalu itu belum melampaui KLB, meski pun kita akui bisa ada peningkatan yang signifikan," ungkap Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari usai raker dengan Komisi IX DPR RI di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (24/1/2005).Menurut Menkes, Dinas Kesehatan DKI Jakarta dinilai telah mampu menangani kasus DBD misalnya memberi pengobatan gratis bagi anak-anak yang dicurigai mengidap DBD."Lalu dilakukan penyemprotan di tempat yang memang sudah ada penderita. Penyakit itu memang selalu ada setiap tahun artinya, kita belum bisa mengusir nyamuk. Nah, disini peran masyarakat sangat penting. Sebetulnya, Dinkes DKI sudah sangat aktif melakukan pembunyian sirine pada pukul 09.00 WIb setiap hari Jumat untuk membersihkan jentik-jentik nyamuk," papar Menkes."Kalau di Singapura DBD bisa sampai zero (nol) karena dalam lingkungan yang ditemukan jentik nyamuk DB akan didenda. Namun, kita belum bisa memberlakukan itu di sini. Kendala kenapa imbauan tidak didengar masyarakat, saya tidak mengerti tetapi lingkungan di Jakarta sangat susah bersih," demikian Menkes Siti Fadilah Supari.
(aan/)











































