EHH (47), pria mohawk pemilik pabrik miras di Cakung, Jakarta Timur mengaku dapat sekolahkan anaknya ke universitas dari bisnis miras oplosan. Meski dia meproduksi miras oplosan akan tetapi dirinya tak ingin anaknya jadi peminum.
"Sini kalau kalian tidak percaya Miras buatan aku itu tidak berbahaya saya minum di depan kalian" ujar Tersangka EHH saat dihadapan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, Selasa (16/12/2014).
Dia mengaku sebelum produksi miras oplosan. Dirinya bekerja sebagai debt colector, selama hidupnya dia pun memiliki hobi minum berakohol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia pun mengaku tak pernah mengeluhkan sakit akibat miras oplosannya. Menurutnya mereka yang tewas lantaran minuman miliknya di oplos dengan bahan kimia lain.
"Itu karena mereka banyak mencampur dengan bahan semacam autan supaya cepat naiknya. Ini saya berani uji kalau kadar akoholnya tidak tinggi," ujarnya.
Kendati begitu dia melarang anaknya untuk minum akohol seperti dirinya. "Saya tidak ingin anak seperti diri saya makanya dia saya sekolahkan sampai tinggi," tutupnya.
(edo/ndr)











































