“Saya bukan jagoan. Saya terpaksa. Enggak ada pilihan bagi saya untuk amankan anggaran negara ini,” kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (15/12/2014).
Hal ini disampaikan Ahok memberikan sambutan di hadapan Wakapolda Metro Jaya, Pangdam Jaya, Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, serta puluhan pejabat elit DKI dalam acara penyerahan DIPA 2015 kepada 10 instansi. Dia juga sempat menyampaikan curhat yang sama saat memberikan sambutan pada acara ulangtahun LKPP di gedung Smesco, Jakarta Selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Jadi kita akan stafkan orang yang kerja dengan tidak baik pada akhir Desember ini. Maret nanti kita evaluasi dan stafkan lagi. Bagaimana kalau misalnya kita salah, ada orang baik yang distafkan? Enggak apa-apa, kan bukan dibunuh, bisa diangkat lagi,” ujar ayah dari tiga anak itu.
Akhir Desember ini, Ahok rencananya akan melantik serentak 2.000 pejabat PNS DKI. Di antara pejabat itu ada yang baru diangkat, ada yang dimutasi, ada juga yang dirotasi dan distafkan. Dia mengaku tak khawatir jika di antara ribuan pejabat tersebut ada yang merasa kecewa dan menjadi musuhnya.
“Kalau ada yang sakit hati bisa gabung dengan pendemo (yang tolak Ahok),” dia menegaskan.
(ros/vid)











































