Banjir Pergi, Giliran DBD Menyerang Warga Palembang
Senin, 24 Jan 2005 14:07 WIB
Palembang - Setelah bebas dari serangan banjir, warga Palembang kini terserang demam berdarah dengue (DBD). Ini terlihat dengan meningkatnya jumlah pasien penyakit tersebut di sejumlah rumah sakit. Sebagian besar penderitanya anak-anak berusia 5-12 tahun. Dalam Januari 2005 sudah 2 anak meninggal dunia.Di Rumah Sakit Umum Moehammad Hoesin Palembang kini menampung sembilan pasien DBD yang diopname di sal anak. Sedangkan di Rumah Sakit Charitas dirawat 11 anak penderita DBD, di Rumah Sakit Siti Khadijah 2 anak, di Rumah Sakit PT Pusri sebanyak 10 pasien, Rumah Sakit Bari 5 pasien anak. Di Rumah Sakit Bhayangkara dan Rumah Sakit Pelabuhan Boom Baru masing-masing satu anak.Sementara menurut data Dinas Kesehatan Kota Palembang, 1-18 Januari tercatat ada 59 penderita DBD yang dirawat. Dua di antaranya meninggal dunia. Dari jumlah tersebut, paling banyak terdapat di Sukarame, ada 14 penderita dan satu penderita meninggal dunia.Lalu, di Kecamatan Ilir Timur II dengan penderita 13 orang, satu meninggal dunia. Kecamatan Sako dengan 13 penderita, Kecamatan Ilir Barat I dengan 9 penderita, Kecamatan Kalidoni dengan 4 penderita, Kecamatan Ilir Timur I ada 2, serta 2 pasien di Kecamatan Plaju, sedangkan Kertapati dan Bukit Kecil masing-masing satu penderita.
(nrl/)











































