Akibat Tsunami, Garis Pantai Meulaboh Maju 500 Meter
Senin, 24 Jan 2005 13:39 WIB
Meulaboh - Pasca tsunami, pantai Meulaboh tampak kosong. Hampir seluruh bangunan di sekitar pantai musnah. Hanya ada sedikit bangunan yang masih berdiri, tapi tidak kokoh lagi. Garis pantai Meulaboh juga maju 500 meter ke arah daratan akibat tsunami. Menurut Komandan Organik Logistik Pantai Meulaboh Kolone Laut Andi Achdar, garis pantai yang dulu kini sudah terendam air laut. "Kita sudah mengukur, garis pantai maju 500 meter ke arah daratan," kata Andi yang ditemui detikcom di Pantai Meulaboh. Di Pantai Meulaboh, kini hanya tersisa satu dermaga. Satu-satunya dermaga inilah yang dijadikan kapal-kapal pengangkut bantuan untuk para pengungsi merapat. Pukul 13.30 WIB, Senin (24/1/2005), tampak ada satu KRI dan dua kapal asing yang sedang merapat di dermaga ini. Kedua kapal asing itu adalah kapal Greenpeace milik PBB dan kapal dari Kesultanan Oman. Sejumlah orang dan relawan tampak menurunkan bantuan-bantuan dari dua kapal ini. Sementara di pinggir pantai, tampak tenda-tenda milik tentara Perancis. Mereka tinggal di tenda-tenda ini sejak lima hari lalu. Mereka datang ke Meulaboh dengan memawa dua kapal, kapal Jeanne D'arc dan George Lagues. Para tentara Perancis ini datang untuk memberikan bantuan kesehatan dan tenaga teknis. Siang hari mereka berangkat ke kota Meulaboh dan malam harinya, mereka menginap di tenda-tenda tersebut.
(asy/)











































