Salah satunya adalah parkir liar di samping Mal Sarinah, tepatnya di pertigaan Jalan Sabang, Menteng. Ratusan motor yang diparkir di sudut jalan tersebut dicabut pentilnya dan diambil helmnya.
"Ini gimana sih. Tadi saya mau parkir di Sarinah penuh, disuruh ke sini. Giliran ke sini ternyata dicabut pentil. Helm saya diambil juga 2 ya," keluh salah seorang karyawan swasta, Panji (25).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Padahal saya setor Rp 100 ribu ke petugas Dishub setiap hari," kata Haiban di Jl Sabang, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (15/12/2014).
Pengelola Mal Sarinah juga mengarahkan para pelanggannya untuk memarkirkan kendaraan di trotoar tersebut saat area parkir motor Sarinah penuh. Sebab area itu hanya dapat menampung sekitar 100 motor.
"Silakan saja parkir di sini kalau masih bisa. Tapi kalau sudah penuh, kami arahkan parkir di luar atau di gedung lain," kata koordinator lapangan parkir Sarinah, Hifdi Ahmad.
Hal ini tentu membingungkan pengunjung. Karena meskipun mengikuti arahan petugas, kendaraan mereka tak luput dari razia Dishub.
(kff/idh)











































