Penangkapan pertama dilakukan pada Rabu (10/12/2014), sekitar pukul 06.20 Wita, di perempatan Jl Kalimantan dan Jl Pulau Seram. Pelaku berinisial AW alias Yono Adem (28).
"Ditangkap diduga terkait dengan jaringan Mujahiddin Indonesia Timur (MIT), diduga terkait sebagau bendahara atau penyuplai logistik kelompok Santoso," kata Kabagpenum Polri, Kombes Agus Rianto, di Mabes Polri, Jakarta, Senen (15/12/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kamis keesokan harinya, Densus menangkap FM alias Farid Tinombo di Jl Trans Sulawesi, Poso, sekitar pukul 06.19 Wita, berdasarkan pengembangan keterangan dari tersangka AW.
"Yang bersangkutan bersama tersangka Yono ikut dalam pelatihan militer yang diseggarakan kelompok Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Santoso," beber Agus.
Selain itu, FM juga terlibat menerima hasil kejahatan pencurian kendaraan bermotor untuk kepentingan Fai, dan juga ikut merakit bom bersama Yono Adim.
"Yang bersangkutan ikut melempar bom pada anggota saat penangkapan salahsatu terduga teroris di Kanyamaya Poso," kata Agus.
(ahy/fjr)











































