Meulaboh Normal, Sejumlah Jalan Masih Dibersihkan

Meulaboh Normal, Sejumlah Jalan Masih Dibersihkan

- detikNews
Senin, 24 Jan 2005 13:12 WIB
Meulaboh - Aktivitas di Kota Meulaboh sudah tampak normal. Namun, sejumlah jalan yang terletak kurang dari 2 km pantai Meulaboh masih terdapat puing-puing dan sampah. Pembersihan puing-puing itu masih berlangsung sampai hari ini, Senin (24/1/2005). Pantaun detikcom di pusat kota Meulaboh, yang terletak lebih dari 2 km dari pantai Meulaboh, aktivitas masyarakat tampak normal. Jalan-jalan kota sudah dipenuhi kendaraan yang lalu lalang. Sejumlah kantor, baik instansi pemerintah maupun swasta juga sudah buka. Pasar Meulaboh juga tampak ramai. Bahkan, lalu lintas di jalan ini tampak sedikit macet, karena banyak sepeda motor yang lalu lalang. Pasar Meulaboh ini mulai beroperasi empat hari setelah Tsunami menggulang Meulaboh pada 26 Desember 2004 lalu. Di pasar tradisional ini, para pedagang juga tampak meluber sampai ke pinggir jalan. Sementara pedagang di dalam bangunan pasar tampak penuh. Bangunan pasar ini aman dari amukan tsunami. Sejumlah harga barang kebutuhan pokok di pasar ini memang cukup tinggi. Namun, harga sembako sudah mulai turun dibanding beberapa hari lalu pasca tsunami. Sayuran misalnya, harganya masih cukup tinggi. Menurut para pedagang, harga sayur masih tinggi, karena distribusinya masih belum normal. Angkutan-angkutan umum juga sudah beroperasi dan berseliweran di jalan-jalan utama kota Meulaboh. Namun, tarif angkutan mengalami kenaikan dibanding sebelum tsunami. "Dulu tarifnya Rp 4.000 sekarang naik jadi Rp 5.000," kata Hasan, salah seorang sopir labi-labi (angkot). Tarif yang dia maksud adalah biaya perjalanan dari Nagan menuju Meulaboh. Sementara, aktivitas kota Meulaboh yang berada di 2 km dari pantai Meulaboh juga mulaimenggeliat, meski belum normal. Sejumlah jalan masih tampak kotor. Sejumlah titik di daerah ini juga masih tercium bau busuk mayat. Memang, gelombang tsunami 26 Desember lalu memporak-porandakan kota Meulaboh dari pantai Meulaboh sampai 2 km ke arah kota. Misalnya, di Jl. Nasional dan Jl. Teuku Umar. Kedua tepi ruas jalan ini masih dipenuhi puing dan sampah. Sebanyak 4 alat berat tampak dikerahkan untuk membersihkan puing-puing tersebut. Sementara ruko-ruko yang selamat dan berada di sepanjang jalan itu juga telah didatangi pemiliknya. Para pemilik tampak mulai membersihkan ruko-ruko mereka. (asy/)


Berita Terkait