Panitia Bersedia Dialog dengan Jurnalis Kontra Porwanas

Panitia Bersedia Dialog dengan Jurnalis Kontra Porwanas

- detikNews
Senin, 24 Jan 2005 13:07 WIB
Pekanbaru - Panitia Porwanas dibuat sibuk oleh aksi Aliansi Wartawan Tolak Porwanas di Pekanbaru. Mereka tidak keberatan dipertemukan dengan kelompok kontra tersebut.Masalah Porwanas yang menelan dana rakyat Rp 6 miliar terus saja menjadi perhatian publik di Riau. Berbagai pihak menuding PWI selaku penyelenggara memaksakan kehendaknya untuk berpesta dan menghamburkan uang rakyat demi kepentingan 2.000 anggota PWI yang akan hadir di Pekanbaru, pada 8 hingga 18 Februari 2005. Kendati hajatan organisasi wartawan itu banyak dihujat rakyat, mereka tetap bersikeras untuk terus melanjutkan acara itu. Apalagi panitia menegaskan Presiden SBY dipastikan datang untuk membuka acara tersebut.Gerakan tolak Porwanas ini juga datang dari sekelompok wartawan Mereka mengancam melakukan class action dan akan menemui DPR RI. Selanjutnya mereka akan melapor ke Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut penggunaan dana publik.Berhubung persoalan ini semakin menghangat, Direktur Riau Corruptian Wacth (RCW) Firdaus Basir pernah menawari panitia Porwanas untuk menjembati kedua belah pihak. Hal itu dimungkinkan, karena Firdaus Basir sempat ditunjuk wartawan kontra Porwanas sebagai pengacara untuk menggugat pihak panitia."Karena saya ditunjuk untuk menjadi pengacara kontra Porwanas, Ketua PWI Sutrianto, menelepon saya untuk memastikan hal itu. Waktu itu, saya sempat tawarkan untuk menjembatani kedua belah pihak. Dan panitia setuju," kata Firdaus kepada detikcom, Senin (24/1/2005) per telepon di Pekanbaru.Menurut Firdaus, menjembatani bukan berarti harus berdamai. Tapi paling tidak, masing-masing pihak memiliki argumentasi soal pelaksanaan Porwanas itu sendiri. "Ya kalau rekan-rekan kontra tidak setuju, yang tidak masalah. Dan saya sendiri tetap komit untuk bersedia menjadi pengacara wartawan kontra Porwanas," katanya.Ketua PWI Riau yang juga Ketua Panitia Porwanas, Sutrianto, kepada detikcom mengatakan, pihaknya bersedia bila memang RCW bisa menjembati kontra vs pro Porwanas. "Karena itu tawaran dari RCW, saya sendiri bersedia saja untuk duduk satu meja dengan rekan-rekan yang kontra," katanya.Sementara itu, Koodinator Aliansi Tolak Porwanas, Haspian Tehe mengatakan sejauh ini pihaknya belum pernah dihubungi RWC untuk duduk satu meja dengan panitia Porwanas."Kalau pun nantinya ada undangan seperti itu, kami tetap pada komitmen awal, bahwa kita menolak pelaksanaan Porwanas. Kita akan tetap maju untuk menggugat ke pengadilan," katanya. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads