Bagaimana tanggapan kubu Agung Laksono yang saat ini 'mengusai' kantor DPP Golkar?
"Silakan datang saja. Kami tidak pernah melarang orang untuk datang ke sini," kata Sekretaris Jenderal Golkar versi Munas Jakarta, Zainudin Amali di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (15/12/2014).
Hanya untuk bisa masuk ke kantor DPP Golkar di Slipi harus atas izin dari Wakil Ketua Umum Yorrys Raweyai. Pasalnya, Yorrys adalah mantan Ketua AMPG yang sebagian massanya saat ini masih menjaga kantor DPP Golkar.
Dia tidak ingin kerusuhan lagi di kantor DPP yang terjadi belum lama ini. "Nanti dia harus minta izin pak Yorrys. (Rusuh) Bisa saja. Lima menit masuk terus kabur," kata Zainuddin Amali.
Sebelumnya, kubu Ical lewat Bendahara Umum Bambang Soesatyo mengatakan ada rencana mengambil alih kantor DPP Golkar pasca putusan Kemenkumham. Tapi, Bambang berjanji kalau pihaknya tidak akan menyerahkan massa untuk merebut kantor Golkar.
"Kami nanti pakai landasan hukum makanya pasti akan dibantu oleh penegak hukum juga. Nanti orang-orang yang bukan kader Golkar akan kami minta keluar," kata Bambang kepada detikcom, Minggu (14/12), malam.
(hat/erd)











































