Masyarakat diminta untuk tetap waspada guna menghindari kemungkinan bahaya yang bisa ditimbulkan akibat hujan ini.
"Berdasarkan prediksi, potensi hujan di wilayah Banjarnegara selama 10 hari ke depan masih cukup tinggi. Untuk itu diharapkan, warga untuk selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya hujan lebat yang mungkin akan mengakibatkan longsor, terutama warga yang tinggal di daerah tebing-tebing," tutur Peneliti Bidang Hidrologi dan Lingkungan BPPT Jakarta, Sutrisno, dalam keterangan yang diterima detikcom, Sabtu (13/12/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Air hujan ini sebagian akan mengalami infiltrasi dan sebagian akan menjadi aliran permukaan. Infiltrasi yang terlalu tinggi dan aliran permukaan yang tidak tertata dengan baik dan dalam kondisi topografi/ tekstur tanah tertentu akan mudah mengakibatkan longsor," kata Sutrisno.
BPPT mencatat, curah hujan di Banjarnegara mulai kentara naik sejak 5 Desember. Pada 25 November, curah hujan hampir mencapai 90 milimeter. Pada 11 Desember, curah hujan mencapai 70 milimeter.
Pada pertengahan Desember ini, curah hujan diprediksi berada di kisaran 15 milimeter hingga lebih dari 35 milimeter. Hujan seperti ini bakal terus terjadi hingga akhir Desember.
(dnu/kha)










































