Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadi Muljono mendatangi lokasi longsor di Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Melihat hanya ada tiga eskavator di lokasi longsor, Basuki langsung meminta tambahan lima eskavator lagi agar proses evakuasi bisa lebih cepat.
Menteri Basuki tiba di lokasi longsor, Sabtu (13/12/2014) sekitar 17.30 WIB. Saat tiba, Basuki langsung meninjau keadaan di sekitar lokasi bencana dengan didampingi pihak dari BNPB, ahli geologi UGM dan Lapan.
Saat berada di lokasi longsor di Kecamatan Karangkobar, Banjarnegara, Basuki hanya melihat tiga alat berat yang digunakan untuk membantu melakukan evakuasi. Seketika itu, Menteri PU dan Pera langsung meminta tambahan lima alat berat lagi agar proses evakuasi bisa dipercepat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perwakilan PT Wijaya Karya DIY dan Jateng yang mempunyai alat berat yang bisa diperbantukan ke lokasi longsor pun menyanggupi permintaan sang menteri. Namun, melihat keadaan medan yang rusak parah, alat berat diperkirakan baru bisa didatangkan esok hari.
"Pak menteri bilang minta lima alat berat lagi. Itu akan kami datangkan dari Purwokerto," ujar marketing PT Wijaya Karya DIY dan Jateng Iwan Ruslianto.
Menteri Basuki datang dengan membawa ahli geologi dari UGM dan Lapan. Malam ini juga, akan diteliti apa penyebab longsor dan ada tidaknya potensi terjadinya longsor susulan.
"Ini bersama dari tim geologi UGM kita akan melihat retakan yang menyebabkan longsor, malam ini juga kita akan diskusikan," tutur Basuki.
Dari data yang dihimpun, tim gabungan dari BNPB, TNI, Polri, Kemenkes, Basarnas, Kemensos, Kemen PU Pera telah menemukan 17 korban tewas, 11 luka berat, dan 4 orang luka ringan. Sementara 91 orang lagi masih dalam pencarian.
Pihak Kemensos juga sudah mulai menyalurkan bantuan berupa makanan dan selimut bagi para pengungsi korban longsor.
(kha/kha)











































