Yassona mengatakan hal tersebut informasi dari Badan Narkotika Nasional (BNN) yang mengatakan ada enam bandar narkoba yang mengendalikan bisnis dari penjara. Salah satunya berada di Pulau Nusakambangan.
"Saya sudah perintahkan, sekuritinya dimaksimumkan," kata Yasonna saat mengunjungi Pulau Nusakambangan bersama Jaksa Agung HM Prasetyo, Jumat (12/12/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Enggak boleh punya handphone, enggak boleh punya akses," jelasnya.
(arb/try)











































