Menurut Agung 251 nama itu diseleksi dari 3000 kader yang diusukan oleh berbagai elemen politik di Partai Golkar. Nama-nama tersebut disampaikan kepada publik bersama Sekretaris Jenderal Zainudin Amali, Wakil Ketua Umum Priyo Budi Santoso, Yorrys Raweyai, dan Ketua Mahkamah Partai Lawrence Siburian.
Jumlah 251 orang pengurus tadi ditentukan oleh tim formatur yang diketuai Agung Laksono. Di dalamnya termasuk 25 Ketua Bidang-bidang yang mengurusi berbagai macam ranah kerja.β
"Jumlah 251 orang, berasal dari hampir 3.000 nama yang kami terima dari berbagai elemen politik Partai Golkar. Dari formatur dan senior menyampaikan nama, dan diseleksi menjadi 251 orang, sehingga lebih kecil dari yang lalu," kata Agung Laksono dalam konferensi pers di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Jumat (12/12/2014).
Pekan lalu yakni Kamis (4/12/2014) Ketua Umum Golkar versi Munas Bali Aburizal Bakrie (Ical) juga membentuk kepengurusan untuk periode 2014-2019. Total kepengurusan berjumlah 199 orang, sedangkan pengurus harian berjumlah 118 orang.
Jumlah kepengurusan yang hampir mencapai 200 orang tersebut menurut Ical termasuk ramping. "Ah tidak (gemuk)," kata Ical di arena Munas IX Golkar di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Kamis (4/12/2014).
Agung dan Ical sama-sama mengklaim bahwa kepengurusan saat ini lebih ramping dari periode sebelumnya. Pada periode 2009-2014 lalu susunan pengurusa Golkar terdiri dari 360 orang.
(dnu/erd)











































