DPW PPP Kubu Romi Segera Konsolidasi Lawan Klaim Djan Faridz

DPW PPP Kubu Romi Segera Konsolidasi Lawan Klaim Djan Faridz

- detikNews
Jumat, 12 Des 2014 17:50 WIB
DPW PPP Kubu Romi Segera Konsolidasi Lawan Klaim Djan Faridz
Jakarta - Ketum PPP versi Muktamar VIII di Jakarta Djan Faridz mengklaim bahwa Mukernas yang dia selenggarakan sah karena dihadiri para Ketua DPW. Menanggapi hal tersebut, para Ketua DPW PPP kubu Ketum Romahurmuziy (Romi) akan berkonsolidasi di Jakarta.

"Untuk menunjukkan kekuatan yang sebenarnya, dalam waktu dekat DPW PPP akan melakukan konsolidasi di Jakarta. Hal ini sekaligus untuk membendung tindakan provokatif yang dilakukan kubu Djan Faridz terhadap kader-kader di daerah," ujar Ketua DPW PPP Sulawesi Tengah Asghar D Djuhaepa lewat keterangan tertulis yang diterima detikcom, Jumat (12/12/2014).

Dia pun menyebut kubu Djan Faridz memengaruhi pengurus DPW lainnya untuk masuk ke kubunya. Namun Asghar yakin para kader di daerah tak akan terpengaruh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka tidak bisa masuk ke DPW, sehingga hanya bisa melakukan provokasi," imbuh dia.

Ketua DPW PPP Jawa Timur Musyafa Noer pun membantah bila ada pihak yang mewakili wilayahnya untuk menghadiri Mukernas Djan Faridz. Musyafa menganggap ada oknum yang mengatasnamakan Jawa Timur agar Mukernas terkesan kuorum.

"Ada Wakil Ketua ditunjuk sebagai Ketua DPW PPP Jawa Timur. Seolah-olah mereka legal, padahal tandingan. Buktinya mereka hingga sekarang masih sibuk minta SK pengangkatan sebagai Ketua DPW," tutur Musyafa.

Sebanyak 26 DPW sepakat untuk berkonsolidasi dalam waktu dekat di Jakarta. Ke-26 DPW tersebut, yakni NAD, Sumut, Riau, Kepri, Jambi, Bengkulu, Babel, Banten, Jabar, Jateng, Jatim, Bali, NTB, NTT, Kalbar, Kalteng, Kalsel, Kaltim, Sulbar, Sulteng, Sulsel, Sultra, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara dan Papua.

"Teman-teman di daerah tidak terpengaruh Djan Faridz, sehingga DPW tandingan tak bisa diterima (oleh kami)," imbuh Ketua DPW Ketua DPW PPP Sumatera Utara Fadly Nurzal.

(bpn/van)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads