"Saya minta sesepuh Partai Golkar yang benar-benar netral mau turun gunung untuk memediasi kedua kubu tersebut," kata politikus Golkar, Hajriyanto Y Thohari, dalam siaran pers, Jumat (12/12/2014).
Jika langkah islah menemui jalan buntu, tutur Hajri, maka jalan satu-satunya adalah Munas rekonsiliasi. Munas rekonsiliasi nantinya jadi ajang pertarungan yang fair antar dua kubu yang berseteru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Munas rekonsiliasi untuk saat ini dipandang sebagai jalan keluar terhadap perpecahan yang melanda partai beringin. Hajri memandang perpecahan di tubuh partai beringin semakin parah dan berpotensi menganggu kinerja DPR dan pengambilan keputusan partai dalam berbagai hal.
"Itu jalan keluar yang bisa dilakukan. Syaratnya adalah yang penting kepanitian Munas Rekonsiliasi tersebut harus benar-benar imparsial, bahkan kalau perlu kepanitiaan munas rekonsiliasi itu tokoh-tokoh yg tdk mau lagi menjadi pengurus DPP Partai Golkar agar tidak ada konflik kepentingan (conflict of interest) dan benar-benar fair," pungkasnya.
"Tim mediasi sebagai embrio panitia perlu segera dibentuk," kata Hajriyanto saat berbincang dengan detikcom, Jumat (12/12/2014).
(van/try)











































