"Perpecahan parpol itu dinamika, akan terlihat manajemen konfliknya kalau bisa melewati hal itu. Kondisinya dinamis tapi tetap stabil. Berbagai hal ini bikin KMP lebih dewasa," kata Jubir PKS Mardani Alisera saat dihubungi, Jumat (12/12/2014).
Mardani membantah KMP hanya berlandaskan kepentingan semata. Partai-partai di dalam KMP kini memang lebih berpegang pada segi fungsionalitas.
"Di Indonesia, partai yang berideologi tidak banyak, lebih pada fungsionalitas. Ideologinya bagaimana memberikan fungsi yang optimal," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"KMP tinggal menunggu waktu karena tidak ada ikatan yang solid, saya sependapat," kata Misbakhun kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/12/2014).
(imk/van)











































