Diperbaiki, Ini Before-After Jembatan Penyeberangan di Depan Stasiun Tj Barat

Diperbaiki, Ini Before-After Jembatan Penyeberangan di Depan Stasiun Tj Barat

- detikNews
Jumat, 12 Des 2014 14:44 WIB
Diperbaiki, Ini Before-After Jembatan Penyeberangan di Depan Stasiun Tj Barat
(Foto: dok detikcom)
Jakarta - Pemprov DKI berupaya menyediakan jembatan bagi pejalan kaki demi keselamatan. Ironisnya, jembatan ini suka tidak digunakkan pejalan kaki. Mesti cari cara agar para pejalan kaki 'dipaksa' lewat jembatan seperti Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Stasiun Tanjung Barat ini.

Berikut perubahan JPO depan Stasiun Tanjung Barat:

1. Didirikan Akhir 2013

(Foto: Indah Mutiara Kami/detikcom)
Ada 2 JPO yang didirikan di Stasiun Tanjung Barat, yang mengarah ke Depok dan yang mengarah ke Pasar Minggu. Menurut pantauan, sejak akhir 2013 JPO itu didirikan.

Sejak akhir 2013 hingga Februari 2014, JPO di depan Stasiun Tanjung Barat itu dalam kondisi terbengkalai karena tidak tanpa atap. Apa yang menjadi penyebab proyek ini macet?

Pantauan detikcom di lokasi, Rabu (19/2/2014), di bawah JPO terdapat sebuah bangunan tripleks atau bedeng dengan plang bertuliskan 'Dinas Perhubungan DKI Jakarta' di depannya. Tak ada seorang pun di dalam bedeng tersebut.

Pada plang tersebut tertulis kegiatan "Pelaksanaan Pembangunan JPO Stasiun Tanjung Barat Jakarta Selatan (Lanjutan)" dan perusahaan yang mengerjakan adalah PT Rama Utama Krisna. Menurut para pedagang di sekitar JPO, pengerjaan tersebut macet sejak akhir tahun 2013.

2. Lama Mangkrak Tak Berkanopi

(Foto: Indah Mutiara Kami/detikcom)
JPO yang terletak persis di depan Stasiun Tanjung Barat, Jakarta Selatan ini sempat tak jelas nasibnya. Secara konstruksi, JPO ini sudah terbangun namun tak ada atap yang menaunginya.

Pantauan detikcom di lokasi, Rabu (19/2/2014), ada dua JPO di depan Stasiun Tanjung barat yaitu yang mengarah ke Pasar Minggu dan mengarah ke Depok. Kondisi kedua JPO saat itu sama yaitu tidak memiliki atap penutup. Tangga jembatan ditutup oleh tripleks sehingga tidak bisa dilalui. JPO yang melintang di Jl Raya Lenteng Agung kondisinya memprihatinkan. Ada anak tangga yang lepas dan memunculkan lubang menganga di tengah-tengah jembatan.

Sementara itu, di JPO yang melintang di Jl Tanjung Barat justru sudah 'dihiasi' oleh semprotan piloks. Coretan berwarna merah itu terlihat jelas dari arah Pasar Minggu.

3. JPO ke Arah Depok Dikanopi dan Dipagar

(Foto: Nograhany WK/detikcom)
Sudah sekitar beberapa minggu ini akses antara Stasiun Tanjung Barat dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di depannya, tepatnya yang ke arah Depok, dipagari. Hal ini untuk 'memaksa' orang menghindari celaka.

Pantauan detikcom, Selasa (30/9/2014), di depan Stasiun Tanjung Barat arah Depok, ada pagar jeruji bercat putih yang menghubungkan JPO dan pintu keluar stasiun. Pagar ini membuat arus orang yang hendak keluar stasiun, mau tidak mau, harus melalui JPO untuk keluar-masuk. Orang kini tak bisa lagi menyeberang.

4. JPO ke Arah Pasar Minggu Masih Mangkrak

(Foto: Nograhany WK/detikcom)
Saat JPO yang mengarah ke Depok sudah dikanopi dan dipagar, kondisi berbeda ditemui di JPO sebelahnya, di bagian jalan yang mengarah ke Pasar Minggu.Β  Selain itu, JPO itu belum berkanopi. Kondisi seperti ini membuat JPO ini mangkrak sejak tahun 2013. Orang-orang segan memakainya dan lebih suka menyeberang jalan.

5. Akses JPO bagian ke Arah Pasar Minggu Jorok

(Foto: Nograhany WK/detikcom)
Selain belum dikanopi, JPO depan Stasiun Tanjung Barat yang mengarah ke Pasar Minggu itu akses juga juga tidak memadai, 'jorok' dan masih berupa urukan tanah yang belum dirapikan.

6. Lalin ke Pasar Minggu Macet

(Foto: Nograhany WK/detikcom)
Orang-orang yang menyeberang di depan Stasiun Tanjung Barat ini ditambah angkutan umum yang suka berhenti atau ngetem sembarangan membuat arus lalu lintas tersendat. Efeknya, lalu lintas Jalan Tanjung Barat arah Pasar Minggu tersendat, biasanya di hari kerja, terutama Senin dan Jumat. Macetnya tak tanggung-tanggung, bisa mencapai 2 km di depan kampus IISIP Lenteng Agung.

7. JPO Dikanopi Pedestrian Enggan Lewat

(Foto: Nograhany WK/detikcom)
Setelah beberapa bulan JPO itu dibiarkan terbuka atapnya seperti pengamatan detikcom pada 10 Oktober 2014 lalu, namun beberapa hari ini, JPO yang terletak di jalan yang mengarah ke Pasar Minggu itu terlihat sudah diberi atap kanopi hitam seperti yang terlihat pada Kamis (27/11/2014) ini.

Meski demikian, para pedestrian masih banyak yang enggan menggunakan JPO itu. Mereka lebih suka menyeberang dari Stasiun Tanjung Barat langsung melalui ruas jalan menuju halte di seberangnya.

8. JPO Dipagar dan Akses Diperbaiki

(Foto: Nograhany WK/detikcom)
Pantauan detikcom, sejak awal Desember 2014 hingga Jumat (11/12/2014) ini, akses pagar keluar dari Stasiun Tanjung Barat terlihat ditutup dengan semen. Bahkan polesan semen terlihat masih basah, sekitar 4 tukang bangunan juga terlihat masih bekerja.

Keluar dari Stasiun Tanjung Barat itu, para pejalan kaki tak bisa menyeberang langsung seperti sebelumnya. Arus pedestrian diarahkan menuju ke JPO. Akses ini sudah diperbaiki dengan membatu paving, dipagari di kanan-kirinya sekitar 2 meter hingga menuju tangga JPO.

Bila sebelumnya pedestrian bisa berlalu lalang sesuka hati untuk menyeberang dari stasiun membuat arus lalu lintas sedikit-sedikit berhenti, beberapa hari ini arus lalu lintas agak lancar. Sumber kemacetan praktis berkurang hanya dari angkot ngetem dan volume kendaraan yang akan berbelok ke Jalan TB Simatupang saja.
Halaman 2 dari 9
(nwk/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads