Namun nyatanya koalisi yang beranggotakan Partai Gerindra, PPP, PAN, PKS dan Partai Golongan Karya itu masih bertahan sampai sekarang.
"Ehm, setiap orang punya hak menilai, bahkan ada yang memprediksi lebih cepat dari itu. Ada yang ngeramal lebih cepat dari tiga tahun, tapi nyatanya KMP tetap kokoh," kata SDA di sela-sela Mukernas PPP, di Hotel JS Luwansa, Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (12/12/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kan kami di KMP tidak ada kepentingan lain. Kecuali yang pertama pemerintahan bisa lebih baik, melaksanakan program pro rakyat sesuai konstitusi. Kemudian tentu tidak menciptakan program yang jadi pro dan kontra di tengah-tengah masyarakat. Keinginan KMP kan seperti itu," ujar mantan Menteri Agama itu.
SDA yakin kalau di internal KMP ada masalah maka solusinya bisa diselesaikan lewat cara kekeluargaan.
"Setiap koalisi pasti ada masalah. Koalisi Indonesia Hebat pasti ada masalah, Koalisi Merah Putih juga. Tapi, persoalan itu dapat diselesaikan di meja perundingan," sebutnya.
(hat/erd)











































