"Negara lain juga ngantri yang mau kerjasama dengan kita, Rusia pengen, masuknya juga industri pertahanan, maritim. Malam tadi presiden Park (Park Geun-Hye) juga ingin kerjasama di industri maritim, China juga ingin," kata Jokowi dalam dialog dengan WNI, di Universitas Kyusung, Busan, Korsel, Kamis (11/12/2014) malam.
Jokowi menegaskan, ke depan jika Indonesia membeli barang buatan luar negeri, tidak asal beli. Namun harus diketahui bagaimana membuatnya dan dari mana asal usulnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini kesempatan kita, jangan hanya beli beli beli, uang kita lari ke negara lain, kita hanya pakai tidak produksi. Ini kesempatan bagi mahasiswa dan pekerja kita, sekarang kementerian perguruan tinggi dan riset sudah digabung. Nanti basic riset, inovation riset tempatnya ada, dikoneksikan dengan dunia bisnis dan swasta hingga nyambung, ini perlu waktu, saya juga jadi presiden baru 2 bulan," lanjutnya.
(rna/ahy)











































