Presiden Joko Widodo dalam kunjungan dinasnya ke Korea Selatan menyempatkan diri untuk bertemu dan menggelar dialog dengan WNI di sana. Mereka lantas curhat ke Jokowi soal lahan kerja di Indonesia yang sedikit dan kewarganegaraan ganda.
Seorang pekerja asal Indonesia di Busan, Irsantoso, meminta Jokowi untuk menyediakan lahan di daerah kepada para TKI yang baru saja pulang ke tanah air. Misalnya saja lahan kosong yang tidak produktif namun masih bisa dioptimalkan pemanfaatannya.
"Ada potensi APBD yang hilang, mohon disediakan lahan kosong yang tidak produktif, seandainya ditawarkan jadi potensi ekonomi bagi daerah. Kedua, bagaimana teman-teman bekerja menyiapkan BLK (Balai Latihan Kerja)," kata Irsantoso dalam dialog yang bertempat di Universitas Kyusung, Busan, Korsel, Kamis (11/12/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi menyambut baik usulan Irsantoso tersebut karena terlihat konkret. Menurutnya saat ini harus melihat potensi masing-masing terlebih dahulu apa yang sekiranya paling cocok untuk dikembangkan di daerah tersebut.
"Saya lihat BLK isinya masih kursus jahit, ngelas. Banyak kesempatan, peluang. Tapi tidak bisa mencreate. Sebetulnya dibutuhkan oleh negara kita. Kekuarangan enterpreneur kita masih jauh," tutur Jokowi.
Persatuan keluarga multikultur, perkawinan Indonesia-Korea, Mustafa Yani, curhat kepada Jokowi terkait kewarganegaraan ganda. Menurutnya, kewarganegaraan ganda ini penting jika suatu hari ada masalah dengan status warga negara seorang anak dari ayah dan ibu yang berbeda negara.
Jokowi tak langsung menjawab, ia melempar pertanyaan ini untuk dijawab perwakilan dari Kemenkum HAM.
"Kami melakukan kajian terhadap itu, tapi UU kewarganegaraan kita telah memberikan hak kepada hak anak anak yang perkawinan campur untuk dwi kewarganegaraan. Kami sedang melakukan kajian, ada juga permintaan dari teman-teman Diaspora untuk kewarganegaraan ganda, kami kaji empirik juga dampaknya, nanti kita susun di RUU tahun berikutnya," jelas perwakilan tersebut. (rna/ahy)










































