DetikNews
Kamis 11 Desember 2014, 16:23 WIB

MA Diminta Percepat Keluarkan Salinan Putusan

- detikNews
MA Diminta Percepat Keluarkan Salinan Putusan Gedung Mahkamah Agung (ari saputra/detikcom)
Jakarta - Mahkamah Agung (MA) diminta mempercepat mengeluarkan salinan putusan usai memberikan vonis. Hal itu diperlukan supaya pihak yang berpekara dapat menentukan langkah upaya hukum selanjutnya.

"Saya sangat setuju dengan Surat Edaran MA Nomor 1/2011 sebab seharusnya cukup 2-3 hari salinan putusan itu memang harus sudah siap. Jadi kalau ada percepatan saya sangat setuju," kata mantan hakim agung, ‎Djoko Sarwoko, ketika dihubungi wartawan, Kamis (11/12/2014).

‎Djoko menambahkan, MA harus membuat skala prioritas penyelesaian salinan putusan untuk kasus-kasus besar yang melibatkan institusi dan perusahaan besar yang kerap tersangkut oleh masalah administrasi hukum. Sebab terkait pada industri di dalamnya dan kepastian berinvestasi.

"Saya pernah mengalami sendiri masalah ini. MA terlalu banyak menangani masalah dalam arti volumenya terlalu besar. Untuk kasus besar yang menyangkut masyarakat banyak harus diprioritaskan. Sebab putusan yang harus diambil kan juga harus cepat," ungkap Djoko.

Oleh karena itu, MA diminta cepat keluarkan salinan untuk kasus-kasus besar yang melibatkan institusi besar dan masyarakat harus ada prioritas. Misalnya pada kasus yang menimpa PLN, Chevron, IM2 dan Merpati. Padahal, administrasi hukum sangat penting untuk proses selanjutnya.

Meski demikian, Djoko memperkirakan tertundanya penyampaian putusan oleh MA menjadi lama mungkin karena volume kasus yang harus ditangani oleh MA terlalu besar.

"Untuk kasus besar memang harus diselesaikan cepat karena menyangkut rakyat banyak. Sebaiknya diprioritaskan karena menyangkut kepastian berinvestasi dan kepastian hukum," ujarnya.


(rvk/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed