Tentara-Tentara Jelita yang Tak Gentar Bertugas di Daerah Perang

Tentara Jelita Penjaga Dunia

Tentara-Tentara Jelita yang Tak Gentar Bertugas di Daerah Perang

- detikNews
Kamis, 11 Des 2014 15:43 WIB
Tentara-Tentara Jelita yang Tak Gentar Bertugas di Daerah Perang
Tentara wanita anggota Kontingen Garuda di Lebanon. (Foto-Rahman Haryanto/detikcom)
Jakarta - Ada 19 tentara wanita di antara 1.168 prajurit Tentara Nasional Indonesia yang dikirim ke Lebanon bergabung Satuan Tugas Kontingen Garuda (Konga) TNI United Nation Interim Force in Lebanon (UNIFIL).


Mereka yang tergabung dalam Kontingen Garuda ke-9 ini diberangkatkan Kamis (11/12/2014) ke Lebanon untuk menjalankan misi perdamaian hingga Agustus 2015 tahun depan.

Dua di antara 'Srikandi' Indonesia itu adalah Sersan Dua Syabilla Intan dan Sersan Kepala Ida Ayu Kusuma Dewi. Tugas pasukan perdamaian yang dikirim ke Lebanon tak dibedakan. Tak ada perlakukan khusus meski Syabilla dan Ida adalah prajurit wanita.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Walau tugas tak dibedakan, toh Ida dan Syabilla tak merasa gentar saat harus bertugas di daerah perang seperti di perbatasan Lebanon-Israel. Apalagi mereka sudah dibekali dengan keahlian pertahanan.

"Kami sudah dibekali sejenis stir reaksi yang harus dilakukan jika menghadapi situasi genting. Menguasai beladiri militer juga," kata Ida usai usai acara pelepasan Kontingen Garuda ke Lebanon oleh Panglima TNI Jenderal Moeldoko di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (10/12/2014).

Ida mengaku siap dan tidak takut meski harus bertugas di wilayah konflik di perbatasan Lebanon-Israel tersebut. "Saya siap. Seperti kata Panglima, yang penting kita do the best di sana. Selama kita masih pegang aturan, saya pikir semua akan baik-baik saja," kata Ida.

Serda Syabilla juga mengaku siap menghadapi segala kemungkinan yang terjadi saat diterjunkan ke wilayah konflik Lebanon dengan Israel tersebut. Bekal pelatihan dan training selama 3 bulan dirasa sudah cukup menjadi bekal.

"Saya siap melaksanakan tugas negara dalam rangka memelihara perdamaian di Lebanon di bawah bendera UNIFIL. Persiapan diri sangat matang, baik secara fisik dan mental guna menghadapi tugas ini. Secara fisik kami telah dipersiapkan selama 3 bulan di PMPP Sentul, dan kalau mental saya harus latih kepercayaan diri saya," kata Syabilla di kesempatan yang sama.

Salah satu tugas tentara wanita di Satgas Kontingen Garuda ke-9 ini adalah menjadi Bintara Akomodasi. Mereka bertugas mengenai tempat tinggal, fasilitas, serta sarana dan prasarana bagi seluruh anggota Kontingen.

(erd/nrl)


Berita Terkait