Menurut Ketua Tim Penyelam, Mayor Laut (P) Yudo Ponco, kapal tersebut tenggelam akibat serangan tentara Belanda pada 6 Oktober 1944. Kapal itu terkena torpedo dan harus karam untuk selamanya.
"Berdasarkan investigasi yang kami telusuri dari para perwira Jerman, kapal tersebut ditorpedokan oleh kapal selam Belanda pada pukul 06.52 pagi pada 6 Oktober 1994 dengan kecepatan 14 knots," ucap Yudo di Gedung BPPT, Jl MH Thamrin, Jakarta, Kamis (11/12/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kapal tersebut kemudian tenggelam setelah 6 serangan torpedo. Dari 6 itu, 1 diantaranya terkena badan kapal," ucapnya.
Perwakilan Komunitas Sejarah Roodebrug Surabaya, Adi Erlianto Setiawan, yang turut menyelam bersama Kopaksa, mengatakan, U Boat tersebut sudah diawasi 11 menit.
"Kapal tersebut tak menyangka menerima serangan karena saat itu perwira sedang santai," ujarnya.
(rvk/ndr)











































