Bu Susi, Masih Banyak Nelayan Gunakan Sianida di Perairan Berau

Bu Susi, Masih Banyak Nelayan Gunakan Sianida di Perairan Berau

- detikNews
Kamis, 11 Des 2014 14:34 WIB
Berau - Kampung Sulaiman yang berada di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur rata-rata hidup sebagai nelayan karena berada di pesisir. Sayangnya, beberapa kapal dari luar Kalimantan merusak biota laut karena datang mengambil ikan dengan cara tidak benar.

"Ada sih yang di laut para nelayan luar suka bawa bom sianida, suka bantai penyu karena harga penyu cukup mahal," ujar Sekretaris Kampung Sulaiman Risno Kai dalam kunjungan Media ke Pesisir Berau, Kaltim bersama TNC, Rabu (11/12/2014).

Risno mengatakan, para nelayan yang menggunakan bahan-bahan yang merusak biota itu berasal dari luar Pulau Kalimantan. "Biasanya nelayan dari Pulau Jawa. Mereka biasanya beralasan mencari teripang padahal tidak," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Risno menambahkan, selain masalah masih banyak illegal fishing, dirinya juga ingin setiap warga tidak membuang limbah rumah tangga ke laut. Semua itu dilakukan agar biota laut Kampung Sulaiman terjaga.

"Limbah sampah yang ada di masyarakat masih PR di kampung. Masih banyak warga buang ke laut. Tapi ada juga yang dikumpul untuk dibakar," tutupnya.

(spt/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads