Alat GPS Pendeteksi Gempa di Kepulauan Mentawai Dicuri
Minggu, 23 Jan 2005 16:30 WIB
Padang -
Sejumlah peralatan milik LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) yang merupakan bagian dari alat-alat jaringan GPS (global positionin system) Sumatera yang berada di Kabupaten Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar) raib dicuri. Padahal, alat ini bisa mendukung pendeteksian gempa dan tsunami. LIPI mengalami kerugian US$ 9.000. Raibnya alat-alat ini disampaikan peneliti LIPI Bambang W Suwargadi kepada detikcom di Padang, Minggu (23/1/2005). Bambang bersama tim baru saja tiba dari Kepulauan Mentawai untuk mengecek alat-alat tersebut. "Alat yang hilang berupa dua keping panel surya dan satu boks alumunium, yang berisi alat perekam dan dua buah aki khusus untuk panel surya. Satu receiver GPS juga hilang, sementara antena masih ada. Kerugian ditaksir mencapai US$ 9.000," kata Bambang. Menurut Bambang, hilangnya alat-alat berharga mahal ini dicuri orang. "Sebelum ini, alat-alat seperti ini juga pernah hilang di sini, karena alat ini bisa juga digunakan untuk lampu," jelasnya. LIPI sudah melaporkan kasus kehilangan alat-alat ini kepada Wakapolres Kabupaten Kepulauan Mentawai dan berjanji akan mengusut kasus itu. Alat-alat GPS ini dipasang LIPI dipasang di Pulau Panjang, yang terletak di depan Pulau Tua Pejat. Alat-alat itu tepatnya dipasang di sebuah kebun milik Ruslan, warga setempat. Rencananya, kata Bambang, LIPI akan memasang kembali alat-alat baru di tempat itu. "Tapi, kami harus mendapat kejelasan terlebih dulu dari pihak kepolisian mengenai hilangnya alat-alat ini," jelansya. Bambang menjelaskan, alat jaringan GPS Sumatera ini digunakan untuk mencatat pergerakan permukaan Bumi, baik secara vertikal maupun horisontal secara akurat. Pemantauan pergerakan permukaan Bumi ini dapat juga digunakan untuk mendeteksi gempa dan tsunami. Saat ini, lanjut Bambang, sudah 14 unit alat yang dipasang LIP di seluruh Sumatera. Sampai tahun 2006, LIPI menargetkan akan memasang 34 jaringan GPS di seluruh Indonesia. Dalam waktu dekat, LIPI akan memasang 1 alat GPS di Nias, 2 alat GPS di Simeuleu, dan 1 GPS di sekitar Meulaboh.
(asy/)










































